Minggu, 20 November 2011

Apresiasi Sederhana ala Persinas ASAD


Jakarta - Tepat di hari terakhir perhelatan ajang Pencak Silat SEA GAMES XXVI TMII Jakarta, seluruh atlet pencak silat Tim Merah Putih asal PS Persinas ASAD beserta jajaran Dewan Pelatih, dijamu secara sederhana di salah satu rumah makan terkenal oleh Ketum dan Sekum PB Persinas ASAD, Brigjen TNI (Purn) H. Agus Susarso dan Ir. H. Teddy Suratmaji. Nama terakhir saat ini menjabat selaku Sekjen Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa).

Dalam acara informal yang penuh kehangatan ini, PB Persinas ASAD ingin sekedar ramah tamah, mengenal lebih dekat, sekaligus ingin mengetahui apa saja yang selama ini menjadi agenda mereka selama dalam bimbingan Pelatnas IPSI, pra SEA GAMES XXVI - 2011. Ternyata diketahui bahwa selama berlatih di lingkungan Pelatnas, sekurangnya satu setengah tahun masa persiapan, para pesilat Indonesia sempat dihinggapi rasa jenuh, disamping ada pula beberapa atlet yang mengalami cedera fisik.

Beruntung hasil akhir tidak mengecewakan dan menunjukkan bahwa mereka telah memberikan yang terbaik yang mereka mampu. Apapun yang terjadi kemarin, semoga saja Pelatnas IPSI tidak mengendurkan kepercayaannya terhadap atlet-atlet pencak silat dari PS Persinas ASAD untuk selalu ikut andil memperjuangkan keharuman bangsa dan negara, khususnya di bidang olah raga pencak silat. Semoga saja atlet-atlet PS Persinas ASAD yang telah berprestasi ini tetap menunjukkan professionalisme mereka untuk selalu siap tampil baik tatkala bangsa dan negara ini membutuhkan jasa mereka.

Dalam lingkup internal PS Persinas ASAD sendiri, saat ini mereka bisa dianggap sebagai contoh nyata yang baik (uswatun hasanah) sekaligus trigger yang diharapkan mampu memicu para atlet PS Persinas lainnya agar mau dan mampu turut ambil bagian untuk mengharumkan bangsa dan negara di ajang olah raga internasional. Meskipun PS Persinas ASAD notabene adalah Perguruan Silat di Indonesia yang tergolong masih muda usia, namun insya Allaah tetap memberi secercah harapan bahwa pencak silat sebagai budaya asli bangsa Indonesia harus senantiasa lestari. © 2011 (kk/tg)





































foto-foto milik: H. Ujang Saepudin (Minhaajurrosyidiin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar