Senin, 10 Desember 2012
Kejurprov ASAD DKI Jakarta 2012
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Umum (Sekum) PB Persinas ASAD Ir. H. Teddy Suratmadji, MSc dan dihadiri oleh seluruh pembina dari masing-masing padepokan Persinas ASAD di seluruh DKI Jakarta. Dalam amanatnya, Sekum PB Persinas ASAD Ir. H. Teddy Suratmadji, MSc menegaskan bahwa Persinas ASAD harus siap tampil untuk membawa kejayaan pencak silat di seluruh dunia.
"Para atlet persinas ASAD sudah mendunia dan sudah banyak yang berhasil, mudah-mudahan para pendekar Persinas ASAD akan menyebar di seluruh dunia," tutur Sekum PB Persinas ASAD yang juga menjabat sebagai Sekjen Persilat (Persatuan Pencak Silat Antar Bangsa) ini.
Hal yang tidak mudah namun tidak berarti mustahil. Sebab saat ini Persinas ASAD, yang di dunia pencak silat Indonesia dianggap bayi ajaib, telah terbukti banyak menelurkan pesilat pesilat handal yang siap ditampilkan dalam kegiatan kegiatan pencak silat skala nasional maupun regional.
Setelah pembukaan selesai sekitar pk. 11.00 Wib, acara inti berupa pertandingan dimulai pk. 13.00 Wib dan selesai pada pk. 23.00 Wib. Penonton sangat antusias mengikuti jalannya acara. Banyak diantara mereka yang jauh jauh datang untuk menonton secara langsung acara ini. Penonton tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya, banyak pula pecinta pencak silat yang mengikuti acara ini dari luar daerah dan luar negeri, karena pada event Kejurprov ASAD kali ini Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta menggandeng LantaburTV (www.lantabur.tv) selaku media partner untuk menampilkan jalannya acara via internet streaming dan disiarkan secara langsung selama 2 hari berturut-turut, disamping menggandeng pula pihak ANTV yang mengikuti jalannya pembukaan acara ini pada hari pertama (Sabtu, 17 November 2012).
Minggu, 18 November 2012 acara resmi ditutup oleh Ketua Pengrpov Persinas ASAD DKI Jakarta Kapt. Inf. (TNI) H. Kundori yang dalam amanatnya banyak menyoroti mekanisme kegiatan Kejurprov Remaja III Persinas ASAD DKI Jakarta tahun 2012 ini yang dianggapnya masih ada kekurangan disana-sini.
Adapun hasil akhir perolehan medali dalam kegiatan Kejurprov Remaja III Persinas ASAD DKI Jakarta 2012 ini adalah sebagai berikut:
Terima kasih kepada:
1. Bapak bapak Dewan Pembina Persinas ASAD se-DKI Jakarta
2. Kepolisian Sektor Cengkareng
3. Senkom Mitra Polri Cengkareng
4. Lantabur TV
5. Seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini
BLOG Ini Aktif Kembali...!!
assalaamu'alaikum.
Sehubungan dengan adanya perbaikan pada website resmi Persinas ASAD DKI Jakarta (www.asaddki.com), maka kami selaku penanggung jawab website untuk sementara mengaktifkan kembali Blog ASAD-DKI ini.
Atas perhatiannya disampaikan ucapan terima kasih. Alhamdulillaah, Jazaakumullohu Khoiro.
salam,
Admin ASADDKI.com
Rabu, 14 November 2012
ASAD Lebarkan Sayap ke Negeri Kanguru
Jalinan kerjasama ini semakin bermakna tatkala saat ini para atlet Pencak Silat Australia mengundang dua pesilat dari Persinas ASAD (Sani Agung Widodo dan Janu Adhi Permana) untuk membagi ilmu silat kepada mereka. Dua orang perwakilan dari Persinas ASAD ini memulai tugas mereka pada 8 November 2012 dengan terlebih dahulu singgah di kota Sydney. Alhamdulillaah atas bantuan rekan-rekan dari Keluarga Besar Persinas ASAD yang telah lama tinggal di Sydney, mereka tidak menemui kendala berarti dalam mempersiapkan diri untuk melatih para atlet pencak silat Australia.
Saat ini kedua orang pesilat ASAD ini telah memulai tugas mereka dalam membagi ilmu pencak silat di Alphington, Victoria (Melbourne). Salah satu pesilat 'kiriman' dari Persinas ASAD, Sani Agung Widodo, menuturkan bahwa ada perbedaan besar dalam cara melatih pencak silat di Australia.
"Disini kita mesti melihat lebih dalam karakter mereka yang lebih suka tanding dibanding seni. Secara umum materi yang diberikan hampir sama dengan beladiri lain, namun kita tetap menyelingi unsur filosofis dan menjelaskan makna dan fungsi jurus-jurus pencak silat yang terlihat biasa saja. Yang jelas tetap berpegang pada unsur efektivitas seperti langkah dan strategi fight yang benar", ucapnya menjelaskan.
Mudah-mudahan gebrakan awal Persinas ASAD di Negeri Kanguru ini menjadi start awal yang baik untuk memasyarakatkan warisan budaya bangsa Indonesia agar tidak melulu terbelakang dibanding jenis-jenis beladiri lain dari Jepang, Cina, Thailand, Korea, atau Brazil. Semoga saja! (SA/TG)
Sabtu, 30 Juni 2012
Meet The Masters
From the Desk of ASADDKI.com Administrator
Assalaamu'alaikum!
WE have strong aims to make pencak silat spread all over the world by embedding think globally act locally quote inside. After the times we've searching for this purpose, now seems it can be realized by acting some simple works like do continuing exercises. As far as we know, pencak silat is working with practical-acts in life rather than theoretically speaks nor seminary things.
With courage and self-motivation now we've been practicing the traditional pencak silat at 'PANCORAN PADEPOKAN' along side with some kinda form of traditional pencak silat such as Sabandar, Cikaret, Kari Madi, and of course Persinas ASAD itself.
Located at the roof top of Bait al-Maleek ar-Rahmaan Mosque (BMR) Pancoran South Jakarta, we have been enjoying exercise moments once a week. Damn WRONG if someone thought that this is kinda an ILLEGAL act of silat practice while "MR. WANHAT" had known what we are doing there and giving us chance to keep this small forum alive.
Last but not least... We, as Persinas ASAD and Pencak Silat lovers, are going it alone to make our dreams come true, to keep the tradition exists, to keep Quran wa Sunnah alive. This is not just a sport nor a common martial arts. This is how we keep our faith. Herewith now I would like you to meet the Masters... I mean, the Future Silat Masters insha Allaah.
Best Regards, ASADDKI.com Administrator
Senin, 27 Februari 2012
MIGRASI BLOG ASAD DKI JAKARTA

Assalaamu'alaikum!
Alhamdulillah, saat ini blog resmi Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta telah dibuat, dengan alamat blog: www.asaddki.com
Bermula dari rencana sederhana yang dilontarkan oleh beberapa rekan Persinas ASAD DKI Jakarta pada akhir tahun lalu, rencana membuat Blog yang sifatnya "Professional" akhirnya dapat terwujud. Beberapa kalangan menganggap penting hal ini karena dianggap mencerminkan professionalisme pengurus Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta saat ini dan seterusnya.
Mudah mudahan dengan dibuatnya Blog Professional Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta, akan semakin menumbuhkan semangat juang para pesilat dan pengurus yang ber-amal sholih di dalamnya. Aamiin.
Maka dengan ini, kami segenap Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta (untuk sementara waktu) tidak lagi meng-update Blog ini. Alhamdulillah Jazaakumullohu Khoiro. (TG)
Jumat, 17 Februari 2012
Global ASAD: Bupati Cup Cirebon 2011
Cirebon - Tidak ada kata terlambat untuk mengambil hikmah. Meski berita ini terlambat, namun kiranya tetap ada hikmah yang terkandung di dalamnya.
Kami mendapat informasi bahwa pada bulan Desember 2011 lalu Pengcab Persinas ASAD kabupaten Cirebon mengikuti kegiatan BUPATI CUP yang diselenggarakan di GOR Rangga Jati Sumber.
Pada kegiatan ini Pengcab Persinas ASAD Cirebon mengirim beberapa pesilat remaja terbaiknya dan berhasil mempersembahkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Yang amat disesalkan adalah 4 pesilat Persinas ASAD Cirebon didiskualifikasi akibat kelebihan berat badan. Meski demikian ini tidak mengendurkan semangat para pesilat dan pengurus Persinas ASAD setempat. Justru hal ini menjadi pelajaran yang baik sebagai modal antisipasi di kegiatan kegiatan IPSI berikutnya.
Adapun pesilat pesilat yang berhasil mempersembahkan medali adalah sebagai berikut:
Medali Emas:
Sdr. Towo (kelas D) Wiralaga
Medali Perak:
Sdr. Jojo (kelas F), dan Sdr. Gerry (kelas G) Wiralaga
Medali Perunggu:
Sdr. Eko (kelas B), Sdr. Ferry (kelas I), keduanya kategori Wiralaga, ditemani oleh Sdri. Desti (Wirasangga Putri)
Mudah mudahan di tahun 2012 ini, pesilat pesilat dari Pengcab Persinas ASAD Cirebon semakin tangguh dan semakin berprestasi. Amiin. © 2012 (kontributor: Tries Zulifadhillah)
Jumat, 27 Januari 2012
Tamu Spesial di Awal Tahun
Hal ini dapat terlaksana dengan baik atas dasar tali pertemanan antara Bapak Les Irawan dengan Bapak Ir. H. Teddy Suratmadji Msc (sekum PS Persinas ASAD) yang telah lama terjalin baik hingga akhirnya Bapak Les Irawan memercayai PS Persinas ASAD untuk menempa anak didiknya sekaligus agar ia mendapat pengalaman dan khasanah ilmu pencak silat yang tidak didapatnya di Australia.
Dalam kunjungannya ke Indonesia selama seminggu (5 s/d 13 Januari 2012) David tidak hanya melakukan latih-tanding dengan sesama pesilat pesilat PS Persinas ASAD, namun juga mempelajari tentang falsafah yang terkandung di dalamnya. Menurut kesaksian rekan rekan PS Persinas ASAD yang turut menemani David selama di Indonesia, antusiasme David untuk mengetahui ilmu pencak silat sangat tinggi. "David kesini (baca: Indonesia) bukan hanya karena ingin tahu mengenai teknik tanding pencak silat, tapi juga ia ingin tahu kaidah asimilasi antara pencak silat sport dan pencak silat tradisional," ujar Sani Agung Widodo, salah satu rekan Persinas ASAD yang ditugasi menemani David selama di Indonesia.
"Kalau urusan kekuatan fisik, teknik dasar bertanding, David sudah diatas rata rata. Dia pernah merasakan jadi juara Thai Boxing di Australia. Yang dia inginkan di Indonesia adalah menemukan seni beladiri/pencak silat asli yang belum tercampur kaidah kaidah silat moderen. Jelas ini ada dalam pencak silat tradisional," tambahnya.
Atas dasar inilah rekan rekan PS Persinas ASAD mengajaknya berkunjung ke Cikaret - Cianjur, Jawa Barat menemui salah satu dedengkot pendekar pencak silat, Wak Dudun. Disana ia diajari bagaimana dan apa perbedaan mencolok antara pencak silat moderen dan pencak silat tradisional.
Usaha David untuk menimba ilmu pencak silat sesungguhnya di Indonesia tidak sia sia. Disini ia berkesempatan melakukan latih tanding langsung kepada beberapa orang guru besar pencak silat tradisional. "Bagi orang bule macam David, jika mau tahu apakah suatu beladiri itu benar benar ampuh dan mematikan, dia harus tahu dan praktek langsung di lapangan. Jadi bukan sekedar tahu dari teori atau rekaman video saja," katanya lagi.
Selama kunjungannya ke padepokan PS Persinas ASAD, satu hal yang sangat dirasakan mencolok bagi rekan rekan pelatih adalah ia selalu menghubungkan suatu teknik beladiri dengan logika. Suatu teknik beladiri dianggap baik olehnya apabila masuk akal namun efektif. "Dia tidak hanya menanyakan teknik bagaimana menjatuhkan pesilat, tetapi juga bagaimana cara menjatuhkan atlet Thai Boxing dengan kaidah beladiri yang dipunyai pencak silat,".
Dari sisi non teknis, ia sangat salut dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak padepokan yang sangat koperatif. Ia pun takjub dengan pesilat pesilat PS Persinas ASAD yang dianggapnya sangat religius namun tetap santun melayani tamu asing. Tidak sampai disitu, ia masih tidak percaya bahwa PS Persinas ASAD tidak pernah sekalipun memungut iuran kepada para murid/pesilatnya. Terlebih lagi melihat sarana dan pra-sarana lengkap yang dimiliki oleh PS Persinas ASAD tanpa adanya iuran wajib dari anggota PS Persinas ASAD. Bagaimana mungkin?. "That's unbelievable," ujarnya. Wow, sungguh pengalaman yang luar biasa, bukan begitu Dave?. © 2012 (kontributor: Sani Agung Widodo / H. Rian Widya Tenaya)
__________________________
DAVE'S PROFILE
Name: David Arief BachsinarAge: 30
Hobbies: Mountain Ski, Martial Arts
Silat Master: Irawan, Les
Silat Background: Domas, Silat Elang
MA Ach: Thai Boxing Champion Virginia
Favorite Quote: Awesome!
foto foto oleh: H. Rian Widya Tenaya
Jumat, 20 Januari 2012
Rabu, 18 Januari 2012
POLHUKAM: Cagub DKI dan Prosesi Palang Pintu di Persinas ASAD
Kemarin (15/1/12) penulis mengunjungi sebuah padepokan silat di kawasan Pondok Gede, tepatnya di daerah Lubang Buaya Jakarta Timur. Perguruan yang bernama Persinas ASAD yang merupakan singkatan dari Perguruan Silat Nasional, Ampuh Sehat Aman Damai. Kunjungan penulis ke sarang macan tersebut dalam rangka melamar, memohon doa restu dari guru besar serta Ketua Umum ASAD untuk menggandeng Ir H Teddy Suratmadji, Msc sebagai Calon Wakil Gubernur DKI (Cawagub DKI). Kunjungan resmi penulis sebagai Cagub DKI ke perguruan/ padepokan tersebut merupakan sebuah simbol dukungan para pesilat yang hadir sebagai undangan. Guru Besar ASAD (Bapak KH Abdul Syukur) beserta Ketua Umum Brigjen TNI (Purn) H. Agus Susarso menerima kedatangan penulis dengan sebuah suasana keakraban dan kekeluargaan.
Acara sengaja digelar dalam rangka penghormatan penulis sebagai Cagub DKI dari jalur independen untuk persiapan pertarungan dalam Pilkada DKI yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2012. Sebagai anak keturunan Betawi, penulis melaksanakan upacara adat mirip lamaran "palang pintu." Demikian acara adat dilaksanakan untuk meminta ijin serta doa restu kepada sesepuh serta pengurus ASAD dan para pesilat yang hadir.
Perguruan Silat Nasional ASAD yang didirikan pada tanggal 30 April 1993 dengan berasaskan Pancasila dan UUD 1945, bermaksud menghimpun seluruh potensi bangsa yang memiliki persamaan cita-cita, wawasan dan tujuan dalam melestarikan budaya bangsa, khususnya ilmu seni bela diri pencak silat nasional yang bersumber pada aliran silat Cimande, Kunto, Cikaret, Singa Mogok, Nagan, Cikalong, Syahbandar, Garuda Mas, Sabeni, dan Tangkap Menangkap (TM).
Acara juga dihadiri sesepuh Silat Indonesia yang tidak asing lagi yaitu Bapak Eddy Nalapraja, para pengurus ASAD, Guru Besar Silat Cimande, Pengurus Persatuan Silat Betawi serta beberapa pengurus dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Sebelum acara dimulai, dilakukan peragaan dari dua pesilat ASAD yang mempunyai prestasi nasional dan internasional. Dua pesilat remaja, memainkan jurus perorangan yang demikian indah tapi berisi, dilanjutkan dengan senjata tajam dan tongkat (toya).
Dilanjut dua pesilat cilik dari Bandung memeragakan keahliannya, semua hadirin mengagumi permainan keduanya. Terahir demo ditutup oleh pesilat sepuh ASAD yang berumur 79 tahun, yang memainkan beberapa jurus yang sangat indah dan dengan kembangan-kembangan khas silat Jawa Barat dengan iringan gendang pencak.
Guru Besar ASAD KH Abdul Syukur membuka acara dengan menanyakan maksud kedatangan penulis, yang dijelaskan penulis maksud kedatangan tersebut, untuk meminta ijin Kang Teddy Suratmadji sebagai salah satu pesilat ASAD mendampingi penulis untuk menjadi Cawagub DKI. Kemudian Guru Besar menanyakan sebagai putra Betawi, apakah penulis juga menguasai silat? Alhamdulillah saat masih kecil, penulis oleh Babe Ran Ramelan (Alm) dipanggilkan guru silat asli betawi yang bernama Bang Aspas (alm), yang dikenal sebagai salah satu cucu murid jawara Kemayoran, Bek Kuru.
Penulis memainkan beberapa jurus dasar yang bernama Tiga Sangkol, Tiga Potong dan Tiga Kubet. Alhamdulillah dengan diiringi gendang pencak yang datang dari Bandung, jurus dasar pencak penulis terasa masih mempunyai bobot serangan dan pertahanan. Bapak Eddy Nalapraja mengatakan setelah demo, masih mantap dan berisi, ujar beliau. Setelah penulis, Kang Teddy juga diminta oleh Guru Besar untuk memainkan bebrapa jurus. Kang Teddy memainkan jurus dengan golok (parang) yang sangat indah tetapi bertenaga.
Selesai acara ujian, Guru Besar menyerahkan golok, Al Quran dan buku UUD 1945 sebagai simbol agar pasangan Cagub dan Cawagub DKI ini berangkat mengikuti pertarungan di Pilkada DKI dengan sebuah senjata yaitu niat baik, rasa percaya diri yang besar dan membela masyarakat, bangsa dan negara sebagai muslim yang tetap memegang UUD 1945 sebagai dasar. Demikian pesan yang tersirat dari simbol tersebut.
Penulis bersama Cawagub Kang Teddy diminta menyampaikan visi dan misi sebagai pegangan maju dalam Pilkada. Setelah menjelaskan semua rencana serta kondisi pertarungan yang sudah dimulai, maka hadirin dengan semangat menyatakan mendukung pasangan penulis dan Kang Teddy untuk maju dengan keyakinan penuh. Para pesilat yakin dengan pegangan sifat-sifat Rasul sebagai Umaro, yaitu Siddiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah, pasangan akan sukses memenangkan persaingan. Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Aceng Karimullah.
Demikian informasi semua prosesi "palang pintu," yang mungkin sudah banyak dilupakan oleh kita. Sebagai penutup, para Guru Besar Silat serta Para Ketua Umum Silat menyatakan bersama "Dua Pesilat Siap Memimpin Jakarta." Prayitno Ramelan (www.ramelanteddy.com)
_________________
sumber: http://ramalanintelijen.net/?p=4745
Senin, 16 Januari 2012
Global SILAT: Laporan Pra PON XVIII Wilayah 3
1. Eka Yulianto (Jawa Barat) - kelas F (wiralaga)
2. Eri Budiono (Jawa Barat) - kelas H (wiralaga)
3. Dwi (Kalimantan Barat) - kelas E (wiralaga)
4. Muhammad Ihsan (Kalimantan Barat) - kelas G (wiralaga)
5. Abdul Malik (Sulawesi Utara) - kelas A (wiralaga)
suasana wiralaga Pra PON XVIII wilayah 3 di Badung, Bali
Adapun salah satu pesilat kebanggaan PS Persinas ASAD, Eko Yulianto, masih menjadi atlet pencak silat kategori wiralaga yang bersinar. Turun di kelas F, Eko Yulianto berhasil menyabet gelar Juara 1 dimana pada putaran final ia menang WO (Walk Out). Hal ini turut diimbangi pula oleh pesilat asal PS Persinas ASAD yang juga sama sama mewakili Pengprov IPSI Jawa Barat, Eri Budiono, yang berhasil menyabet gelar Juara 2 di kelas H setelah di final dikandaskan oleh pesilat asal tuan rumah, I Nyoman Ardika Saputrawan. Selain kedua pesilat asal PS Persinas ASAD tersebut, Dwi, yang mewakili Pengprov IPSI Kalimantan Barat juga berhasil meraih gelar juara 3 di kelas E. Meski demikian amat disayangkan 2 orang pesilat asal PS Persinas ASAD, M. Ihsan (Kalimantan Barat), dan Abdul Malik (Sulawesi Utara), belum mampu berbuat banyak dalam ajang Pra PON XVIII kali ini.
Disamping prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para pesilat asal PS Persinas ASAD, ada pula sesuatu yang unik dari ajang Pra PON XVIII wilayah 3 kali ini. Yakni adanya puluhan supporter asal Bali (tuan rumah) yang justru malah mendukung pesilat pesilat PS Persinas ASAD setiap kali mereka turun ke gelanggang. Tidak peduli atlet tersebut sedang mewakili Pengprov IPSI masing masing, puluhan supporter ini tetap menganggap pesilat tersebut adalah 'bagian' dari mereka. Harus diakui, ini adalah salah satu bentuk kekuatan yang tidak dimiliki oleh perguruan silat lain. Dimana tali persaudaraan yang erat diantara sesama keluarga besar PS Persinas ASAD mampu menembus batas wilayah dan batas negara. Luar biasa. © 2012 (kontributor: Agus Purmadi / Ichwan)
______________________
foto-foto oleh: Agus Purmadi / Ichwan
Selasa, 20 Desember 2011
Seni, Jurus, dan Silsilah Persinas ASAD
Menghindari berita atau cerita yang simpang siur mengenai apa dan bagaimana sebenarnya asal muasal kaidah seni, jurus, dan silsilah ilmu Persinas ASAD, maka kami akan sedikit memaparkannya dalam blog ini.
Persinas ASAD merupakan perguruan silat yang dilatarbelakangi oleh beberapa aliran silat di Indonesia, diantaranya adalah:
1. Aliran Cimande, yang berjuluk Cimande Tari Kolot
Aliran silat yang berasal dari tanah Pasundan ini diadopsi oleh Persinas ASAD untuk memperkaya khasanah seni pencak silat di dalamnya. Adapun Persinas ASAD memperoleh ilmu seni beladiri ini dari proses berguru kepada Bapak H. Rachmat Ace Sutisna.
2. Aliran Silat Karawang, yang berjuluk Singa Mogok
Silat asal Karawang - Jawa Barat ini diperoleh dari proses berguru langsung kepada Bapak H. Sulaiman. Tidak banyak diketahui mengenai silsilah ilmu beladiri ini secara lengkap dan jelas.
3. Aliran Silat Indramayu
Silat Indramayu ini pun diperoleh dari proses berguru langsung kepada guru besarnya, yakni Bapak Ahmad. Namun sama halnya dengan Silat Karawang Singa Mogok, kami pun tidak mengetahui secara pasti runutan silsilah beladiri ini.
Untuk menciptakan kaidah seni dan jurus yang baku saat ini, maka dewan guru/pelatih Persinas ASAD meramu atau merumuskan dari apa yang mereka peroleh. Adapun cabang ilmu pencak silat yang berhasil dikumpulkan dan dikolaborasi, dimana selanjutnya menjadi bahan dasar terbentuknya kaidah seni dan jurus Persinas ASAD yang saat ini telah baku, adalah sebagai berikut:
CIMANDE TARI KOLOT (BOGOR)
1. Kelid Duduk (33 jurus)
2. Kelid Berdiri (33 jurus)
3. Pepedangan (17 jurus)
4. Gerakan Seni / Kembangan:
4.1 Tepak Satu;
selancar hiburan/atraksi (angka 8) dan selancar massal.
4.2 Tepak Dua
4.3 Tepak Tiga / Tilu
SILAT KARAWANG SINGA MOGOK (7 jurus)
SILAT INDRAMAYU (9 jurus)
Alhamdulillaah, dari alur silsilah para dewan guru/pelatih Persinas ASAD yang merujuk pada Silat Cimande Tari Kolot ini, menjadikan Persinas ASAD diakui pula sebagai salah satu anggota aliran silat Cimande Tari Kolot - Bogor, dengan urutan silsilah ilmu yang ke-sembilan, sebagai berikut:
1. Eyang Buyut, sebagai pencipta awal aliran pencak silat Cimande
2. Diturunkan kepada Eyang Rangga dan Eyang Khoir
3. Diturunkan dari Eyang Rangga kepada M. Ace Laseha dan M. Karta Singa
4. Diturunkan dari M. Ace Laseha kepada salah satu anaknya, yakni M. Abdul Somad
5. Diturunkan dari M. Abdul Somad kepada H. Idris
6. Diturunkan dari H. Idris kepada Ibu Dedeng Kurnia
7. Diturunkan dari Ibu Dedeng Kurnia kepada putranya, yakni Bp. Rachmat Ace Sutisna, yang juga menjabat sebagai Ketua Silat Cimande Tari Kolot, Bogor - Jawa Barat
8. Diturunkan dari Bp. Rachmat Ace Sutisna kepada 8 orang guru/pelatih di jajaran PB Persinas ASAD. Mereka adalah:
9. Agung Sujatmiko, Supriyatna, Ahmad Bachtiar Mukti, Susilo Edi, Sulthon Aulia, Poyo Wiyanto, Yusuf Wibisono, dan Antong Samijo.
Demikianlah sedikit uraian mengenai asal muasal kaidah seni, jurus, serta silsilah yang saat ini berlaku dalam Persinas ASAD. Kami mohon maaf sebesar-besarnya jika ada kesalahan tulis pada uraian singkat diatas. © 2011 (tg)
____________
foto milik: pencaksilat.wordpress.com
Senin, 19 Desember 2011
Rakerprov ASAD DKI Jakarta 2011
Jakarta - Minggu, (18/12) Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta telah sukses mengadakan kegiatan Rapat Kerja Pengurus Persinas ASAD Provinsi DKI Jakarta 2011. Kegiatan rutin tahunan kali ini bertempat di Wisma Ir. Rudi Setiabudi, Patal Senayan - Jakarta Selatan.
Bertindak selaku ketua Panpel yang sekaligus merupakan Ketua Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta, Kapt. TNI H. Kundori, membuka secara resmi kegiatan ini dengan memberikan pembekalan kepada para peserta rakerprov. Diantara pokok sambutannya adalah mengenai pentingnya memahami bahwa organisasi pencak silat ASAD, selain sebagai sarana olah raga, juga merupakan salah satu instrumen untuk melancarkan ibadah kepada Allaah SWT. Harapan beliau tidak lain adalah agar tahun 2012 nanti kinerja seluruh lini organisasi di Pengprov ASAD DKI Jakarta semakin baik dari tahun sebelumnya, sehingga semua program yang dicanangkan dalam rakerprov dapat berjalan sesuai rencana.
Pembekalan selanjutnya diisi oleh Wakil Ketua Pengprov ASAD DKI Jakarta, Ir. H. Rian Widya Tenaya, yang menyoroti seputar re-generasi atlet atlet persinas ASAD di provinsi DKI Jakarta. "Jika kegiatan Persinas ASAD di masing masing padepokan macet, mereka sudah tidak bisa lagi beralasan apapun. Sebabnya pengprov telah mencetak 35 orang pelatih untuk menyebarkan ilmunya di masing masing padepokan, yang dikukuhkan melalui ujian kenaikan tingkat (UKT) bulan November lalu", ujarnya. (lihat artikel: Ujian Kenaikan Tingkat 2011)
Triyanto Atmo Wiyono S.Kom, Sekretaris Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta, yang bertindak selaku salah satu pemateri mengangkat issue mengenai pentingnya percepatan pelaksanaan program program Persinas ASAD DKI Jakarta hingga 3 tahun kedepan. Hal ini merujuk pada persiapan perhelatan akbar "Persinas ASAD DKI Jakarta Open 2015" yang insya Allaah akan mengundang sekurangnya 30 perguruan silat di seluruh DKI Jakarta.
Bapak H. Abdul Malik: "dapukan itu diberikan bukan untuk gagah gagahan."
_____________
Kegiatan rakerprov kali ini turut mengundang salah satu Wali ASAD DKI Jakarta, yakni H. Abdul Malik. Beliau menyoroti kinerja pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta yang dinilainya masih jauh dari memuaskan, meskipun disisi lain telah banyak prestasi yang ditorehkan di tahun 2011. "Pengprov ASAD DKI Jakarta jangan melupakan dalil ini; ... Neraka Wail bagi mereka yang diberi amanah. Dapukan* yang diberikan oleh para pembina ASAD ini bukan untuk gagah-gagahan, tetapi mesti diingat bahwa semua dapukan adalah tugas. Setiap tugas ada ancaman berat dari Allaah SWT jika tidak dilaksanakan dengan benar", tegasnya.
Rapat Komisi (rakom) dimulai pada pukul 11.30 Wib dan berakhir pada pukul 13.45 Wib. Agar lebih fokus dengan percepatan kinerja organisasi di tahun 2012, maka rakom dibagi menjadi 3 bagian, yakni: (A) Komisi Prestasi, (B) Komisi Pendidikan, dan (C) Komisi Organisasi. Alhamdulillah semua berakhir dengan lancar tanpa hambatan. Diharapkan semua yang direncanakan dalam kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan benar sesuai dengan platform organisasi yang telah ditetapkan secara bermusyawarah. Semoga saja. © 2011 (tri/tg)

_______________
* Dapukan (bahasa Jawa), adalah suatu jabatan nirlaba (non-profit) yang berlaku dalam suatu komunitas berbasis agama Islam.
foto-foto oleh: Triyanto
Jumat, 16 Desember 2011
Global SILAT: Pencak Silat Indonesia Berduka
Jakarta - Suasana duka menyelimuti Keluarga Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia. Salah satu pengurus PB IPSI, Bapak Oyong Karmayudha SH, telah berpulang ke rahmatullaah Jum'at (16/12) pukul 12.50 Wib.
Setelah disemayamkan di rumah duka dan di-shalatkan bersama, jenazah dikebumikan di TPU Tanah Kusir setelah shalat Jumat. Beberapa orang perwakilan PB Persinas ASAD hadir dalam prosesi pemakaman dan ikut larut dalam suasana duka.
PB Persinas ASAD secara khusus sangat kehilangan sosok kharismatik yang notabene merupakan salah satu anggota Pengurus Besar IPSI yang seringkali mewakili Pencak Silat Indonesia di forum forum internasional.
Selamat jalan pak Oyong... Semangatmu akan terus kami jaga, demi terus tegaknya harkat dan martabat Pencak Silat Indonesia di kancah seni beladiri Internasional. © 2011 (kontributor: H. Ujang Saepudin)
Rabu, 14 Desember 2011
Global ASAD: Maung Bandung Runner-Up Piala Walikota 2011
______________
Bandung - Aura keceriaan sedang menaungi Tim Persinas ASAD dari Pengcab Bandung. Ikut berpartisipasi dengan menurunkan 9 kelas pada Turnamen Piala Walikota Bandung yang diselenggarakan pada tanggal 9 s/d 11 Desember 2011 dan diikuti sebanyak 26 perguruan pencak silat se-kota Bandung, pesilat pesilat Maung Bandung berhasil merebut 4 medali emas, 4 medali perak, 2 medali perunggu dan berhak menempati posisi ke-2 klasemen Juara Umum dibawah PS Tadjimalela.

Tim ASAD (Maung) Bandung Full Team
Medali Emas disumbangkan oleh:
Dida, Rifki (Kategori Ganda), Abdul Malik (Kategori Tanding) yang juga ditasbihkan sebagai pemain terbaik Piala Walikota Bandung 2011, Arija (Kategori Tanding), Deo (Kategori Tanding).
Deden, Rendi, Ashari (Kategori Tanding), Anas (Kategori Tunggal)
Irsad dan Daud (Kategori Tanding).
Sekilas Prestasi ASAD DKI Tahun 2011
Pengprov Persinas ASAD diwakili oleh pesilat pesilat muda yang penuh semangat juang. Turnamen kali ini berkategori Kejuaraan Antar Pelajar. Adapun pesilat pesilat yang turun pada kejuaraan tersebut adalah mereka yang masih duduk antara tingkat SLTP sampai dengan SMU. Turnamen pencak silat ini berlangsung di GOR Ragunan. Persinas ASAD DKI Jakarta meraih 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu di kelas SMU. Dan untuk kelas SLTP, persinas ASAD DKI Jakarta meraih 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Turnamen in
i menurunkan pesilat pesilat belia dari masing masing perguruan pencak silat. Kali ini kelas yang diturunkan adalah setingkat Sekolah Dasar (SD). Di turnamen al Azhar Cup ini patut disyukuri bahwa Persinas ASAD DKI Jakarta berhasil mempersembahkan prestasi terbaik sebagai Juara Umum dengan perolehan medali: 6 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Lagi lagi atas pertimbangan lokasi turnamen, maka pesilat pesilat belia yang diturunkan berasal dari Pengkot Jakarta Selatan.Meski demikian Pengkot ASAD Jakarta Selatan tidak mewakili dirinya sendiri, melainkan mewakili seluruh pesilat dalam lingkup Provinsi DKI Jakarta, bahkan lebih jauh lagi, seluruh prestasi yang diperoleh di masing-masing Pengkot DKI Jakarta secara tidak langsung juga mewakili nama besar Persinas ASAD secara nasional maupun internasional.
Adapun tulisan ini sekedar mewakili seluruh kegiatan dan keikutsertaan Pengprov Persinas ASAD DKI Jakarta di kancah kejuaraan kejuaraan pencak silat di lingkup Provinsi DKI Jakarta yang tidak semuanya di-publish dalam situs ini. Semoga prestasi prestasi membanggakan lainnya akan senantiasa kita peroleh di tahun 2012 nanti. Aamiin. © 2011 (tri/tg)
Rabu, 30 November 2011
Ujian Kenaikan Tingkat 2011
Jakarta - Sabtu/Minggu, 26-27 November 2011 Pengurus Provinsi (PengProv) Persinas ASAD DKI Jakarta telah berhasil melaksanakan kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Adapun kegiatan kali ini dilaksanakan di Permata Buana Sawangan, Bogor yang melibatkan 36 orang pesilat dari berbagai PengCab Persinas ASAD di Jakarta. Meski tergolong sukses dan lancar bagi kebanyakan peserta UKT, namun tetap disayangkan ada 1 orang pesilat asal cabang Jakarta Selatan yang mengundurkan diri karena alasan fisik (tidak fit).
Pukul 07.00 keesokan harinya, pelaksanaan UKT dimulai dengan pemanasan. Setelah pemanasan para peserta UKT disuguhi dengan sarapan berupa bubur kacang hijau.
Adapun saat ini 7 PengCab BOGUTA : Bogor Utara/Gunung Putri (Bogor Utara, Bogor selatan, Bekasi Timur, Bekasi barat, Bekasi Selatan, Depok dan Cikarang) sedang melaksanakan kegiatan TOT yang dilaksanakan setiap Sabtu pukul 16.00. Para peserta wajib bermalam hingga hari esok harinya sampai pukul 15.00.
Selasa, 29 November 2011
Info Sehat: Manfaat Buah Buahan
Bagi para pesilat khususnya di intern PS Persinas ASAD sudah mafhum dengan kebiasaan unik yang mungkin jarang ditemui di komunitas beladiri lain, yakni tradisi musyawarah dan ramah tamah setelah berlatih.
Yang seringkali penulis perhatikan, makanan ringan yang tersaji dalam ramah tamah ini tidak lepas dari yang namanya buah-buahan segar. Dari berbagai artikel kesehatan, rupanya asupan makanan yang berasal dari buah-buahan segar sangat besar manfaatnya bagi seseorang yang telah mengeluarkan energi (tenaga) dan kalori tubuh, selain air mineral yang mengandung O2. Biasanya, buah-buahan yang dipilih sebagai menu penutup dari rangkaian kegiatan berlatih di lingkungan PS Persinas ASAD pun tidak terlalu mewah dan mudah didapatkan. Semisal semangka, melon, pisang, atau jeruk. Buah-buahan tersebut tentu tidak terlalu mahal harganya dibandingkan air mineral murni yang mengandung O2.
Nah, bagi rekan-rekan PS Persinas ASAD di padepokan mana pun berada yang terbiasa menyuguhkan menu makanan ringan kepada para pesilatnya dengan menu makanan gorengan ketika selesai berlatih, ada baiknya segera beralih ke menu makanan dari buah-buahan.
Alasannya? coba kita lihat manfaat besar buah-buahan sebagai berikut:

TOMAT
- tomat mengandung vitamin A, B1 dan C.
- tomat dapat membantu membersihkan hati hati dan darah kita.
- tomat dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) gusi berdarah. (b) rabun senja / kotok ayam. (c) penggumpalan darah. (d) usus buntu. (e) kanker prostat dan kanker payudara.

PEPAYA
- pepaya mengandung vitamin C dan provitamin A.
- pepaya dapat membantu memecah serat makanan dalam sistem pencernaan.
- pepaya dapat mebuat lancar saluran pencernaan makanan.
- pepaya dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) menyembuhkan luka. (b) menghilangkan infeksi. (c) menghilangkan alergi.

PISANG
- pisang mengandung vitamin A, B1, B2 dan C.
- pisang dapat membantu mengurangi asam lambung.
- pisang bisa membantu menjaga keseimbangan air dalam tubuh.
- pisang dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) gangguan pada lambung. (b) penyakit jantung dan stroke. (c) stress. (d) menurunkan kadar koleterol dalam darah.

MANGGA
- mangga mengandung vitamin A, E dan C.
- mangga dapat bertindak sebagai disinfektan.
- mangga dapat membersihkan darah.
- mangga dapat menanggulangi atau mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) bau badan / bb / bau tubuh yang tidak enak. (b) menurunkan panas tubuh saat demam.

STRAWBERRY
- stroberi mengandung provitamin A, vitamin B1, B dan C.
- stroberi mengandung antioksidan untuk melawan zat radikal bebas.
- stroberi memiliki kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) mengobati gangguan kesehatan pada kandung kemih. (b) menjadi anti virus. (c) menjadi anti kanker.

APEL
- apel mengandung vitamin A, B dan C.
- aple dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
- apel mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) menjadi zat anti kanker. (b) mengurangi nafsu makan yang terlalu besar.

JERUK
- jeruk mengandung vitamin A, B1, B2 dan C.
- jeruk mengandung antikanker bagi tubuh.
- jeruk dapat mencegah dan mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) mengobati sariawan. (b) menurunkan resiko terkena kardiovaskuler, kanker, dan katarak.

PEAR / PIR
- pear mengandung vitamin C dan provitamin A.
- pear mengandung anti oksidan yang baik untuk menjaga kesehatan.
- pear dapat mencegah beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) menurunkan demam / panas tubuh. (b) mengencerkan dan menhilangkan dahak pada batuk berdahak.

JAMBU BIJI MERAH
- jambu merah mengandung vitamin C yang sangat banyak.
- jambu merah mengandung zat antioxidan dan antikanker.
- jambu merah mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) menurunkan kadar kolesterol darah. (b) mengobati infeksi. (c) menjaga mengobati sariawan. (d) memperlancar peredaran darah. (e) melancarkan saluran pencernaan. (f) mencegah konstipasi. (g) menaikkan kadar trombosit darah.

SEMANGKA
- semangka mengandung vitamin C dan provitamin A.
- semangka dapat menjadi antialergi.
- semangka mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) menurunkan kadar kolesterol. (b) mencegah dan menahan serangan jantung.

MELON
- melon mengandung vitamin C dan provitamin A.
- melon mengandung zat anti kanker dan anti oksidan.
- melon mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) mencegah darah menggumpal. (b) membersihkan kulit. (c) melancarkan saluran pencernaan. (d) menurunkan kadar kolestrerol.

WORTEL
- wortel kaya akan vitamin A.
- wortel baik untuk menjaga kesehatan mata.
- wortel mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) meningkatkan kekebalan dan ketahanan tubuh jasmani. (b) menjaga liver / hati tetap sehat.

BELIMBING
- belimbing mengandung vitamin C dan provitamin A.
- belimbing dapat membantu memperlancar pencernaan makanan.
- belimbing mempunyai kegunaan / fungsi kesehatan lain seperti: (a) menurunkan tekanan darah. (b) menurunkan kadar / tingkat kolesterol dalam tubuh.

NANAS
- nanas mengandung vitamin B dan C.
- nanas dapat mencegah terkena serangan jantung dan stroke / struk.
- nanas dapat mengobati beragam penyakit dan gangguan kesehatan lain seperti: (a) menyembuhkan luka. (b) menyembuhkan infeksi pada saluran pencernaan.
Untuk menjadi sehat alami tanpa bahan kimia, makanlah berbagai buah secukupnya setiap hari demi kesehatan badan kita yang sangat berharga. Dan bagi rekan-rekan pesilat di lingkungan PS Persinas ASAD, sudah saatnya kita selalu mengutamakan buah-buahan menggantikan makanan gorengan atau makanan cepat saji. © 2011 (bn/tg)
kontribusi artikel oleh Bunda Nanda @ facebook










